Bupati Langkat Ondim: CSR Perusahaan Harus Fokus untuk Masyarakat Miskin Ekstrem
Serba Serbi Langsa Bupati Langkat Ondim, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayahnya agar menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara lebih terarah. Ia meminta agar dana CSR tersebut difokuskan untuk membantu masyarakat kategori miskin ekstrem, sebagai bagian dari upaya mendukung program pengentasan kemiskinan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Ondim dalam sebuah pertemuan koordinasi dengan pelaku usaha dan tokoh masyarakat di Stabat, ibu kota Kabupaten Langkat, pada Jumat (19/7/2025). Dalam kesempatan itu, Ondim menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Prioritaskan Masyarakat Paling Rentan
“Kita ingin CSR tidak hanya simbolik atau seremonial, tapi menyentuh langsung mereka yang benar-benar membutuhkan, khususnya masyarakat kategori miskin ekstrem,” ujar Ondim.
Ia menjelaskan bahwa miskin ekstrem adalah kondisi di mana seseorang hidup dengan penghasilan di bawah Rp 11.000 per hari dan mengalami keterbatasan akses pada kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, kesehatan, dan pendidikan.
Menurut data Pemkab Langkat, masih terdapat ribuan warga yang masuk dalam kategori ini, tersebar di berbagai kecamatan seperti Besitang, Bahorok, Pangkalan Susu, dan Salapian.

Baca Juga: Eks Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus Dituntut Dua Tahun Penjara Kasus Korupsi
CSR Bukan Hanya Formalitas
Bupati Ondim juga mengingatkan agar perusahaan tidak menjadikan CSR sebagai kewajiban administratif belaka. Ia mendorong perusahaan untuk lebih proaktif berkomunikasi dengan pemerintah desa dan kelurahan dalam memetakan kebutuhan masyarakat sekitar lokasi operasional mereka.
“Jangan asal menyalurkan bantuan.
-
Perbaikan rumah tidak layak huni
-
Pelatihan keterampilan kerja
-
Program UMKM berbasis komunitas
-
Beasiswa bagi anak dari keluarga miskin ekstrem
-
Layanan kesehatan gratis atau subsidi pengobatan
Bupati Langkat Ondim Langkah Strategis Pemkab Langkat
Untuk memastikan penyaluran CSR yang lebih tepat guna, Pemerintah Kabupaten Langkat akan membentuk Forum Koordinasi CSR Daerah.
Pemkab juga berkomitmen membuka akses data kemiskinan ekstrem agar perusahaan memiliki rujukan yang jelas dalam menyusun programnya.
“Kita ingin ada arah yang sama, sehingga Langkat bisa cepat keluar dari zona merah kemiskinan ekstrem,” ucap Ondim.
Bupati Langkat Ondim Tanggapan Dunia Usaha
Sejumlah perwakilan perusahaan yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut baik arahan Bupati. Mereka menyatakan kesiapannya untuk menyelaraskan program CSR dengan target pengentasan kemiskinan.
“Kami menyadari bahwa keberadaan perusahaan harus memberi nilai tambah bagi masyarakat. Ke depan, kami siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar program CSR kami lebih berdampak,” ujar Rudi Harahap, perwakilan salah satu perusahaan perkebunan sawit di Langkat.





